Jumat, 05 Juli 2013

TRADISI MUNGGAHAN DI RSAU Dr. M. SALAMUN

Kepala RSAU Dr.M.Salamun
Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1434H yang akan jatuh pada hari Rabu 9 Juli 2013 seperti tahun-tahun sebelumnya, RSAU dr. M. Salamun mengadakan acara munggahan pada hari Jumat 5 Juli 2013. Kegiatan rutin tahunan kali ini dipimpin langsung oleh Kepala RSAU dr. M. Salamun Kolonel Kes dr. H. M. Daradjat, SpAn dan diikuti oleh seluruh Anggota. Diawali dengan Sambutan Kepala RSAU dr. M. Salamun, kemudian disambung dengan ceramah bintal oleh Kolonel Kes (Purn) Firman Hakim, Psi tentang Hikmah Puasa Ramadhan bagi Kesehatan, dilanjutkan Gerak Jalan Santai dengan rute: Start RSAU dr. M. Salamun - Rumah Dinas - naik Bukit Punclut - belok kanan turun melalui Perkampungan dan kembali ke RSAU dr. M. Salamun. Acara diakhiri dengan Ramah Tamah.

Dalam sambutannya Ka RSAU dr. M. Salamun, Kolonel Kes dr. H. M. Daradjat, SpAn berpesan dan mengajak; Dengan acara munggahan ini mari kita tingkatkan semangat kebersamaan dan keimanan serta ketaqwaan dalam menjalankan ibadah puasa guna meningkatkan disiplin dan mempererat tali silaturahmi serta menambah motivasi kerja anggota serta dapat meningkatkan pelayanan kesehatan pada pasien secara keseluruhan.

Selanjutnya Penceramah menyampaikan bahwa Hikmah Puasa Ramadhan bagi umat Islam tentunya banyak. Baik untuk kesehatan fisik maupun jiwa kita. Ketika syariat Islam ada, banyak hikmah di balik itu semuanya, apalagi sudah kian mendekati bulan Ramadhan 1434 H yang tinggal beberapa hari lagi.
Ramadhan merupakan bulan yang banyak mengandung hikmah dan keutamaan. Seharusnya orang Islam yang beriman akan gembira ketika menyambut datangnya bulan suci Ramadhan ini. Bukan saja telah diarahkan, menunaikan ibadah selama sebulan penuh dengan balasan pahala yang berlipat ganda, namun di dalam bulan Ramadhan Allah Ta'ala juga telah menurunkan kitab suci al-Quranul-karim, yang menjadi petunjuk bagi seluruh manusia di alam semesta ini dan juga untuk membedakan antara yang benar dengan yang salah. Ada satu malam keutamaan beramal di dalamnya; lebih baik daripada beramal seribu bulan lain yaitu: malam Lailatul Qadr. Pada bulan ini setiap hari ada malaikat yang menyeru dan menasehati siapa yang berbuat baik agar bergembira dan yang berbuat maksiat dan dosa agar menahan diri.
Kewajiban menjalankan ibadah puasa Ramadhan ini telah Allah Ta'ala perintahkan dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 183 yang artinya :"Wahai orang-orang yang beriman ! Diwajibkan kepada kamu puasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kamu, supaya kamu menjadi orang-orang yang bertaqwa." Jadi tujuan puasa Ramadhan adalah agar kita menjadi orang-orang yang bertakwa dengan sesungguhnya. Yaitu menjalankan apa yang diperintahkan-Nya serta menjauhi segala apa yang dilarang-Nya.

Kita kembali dengan pengertian puasa yang pernah diulas dalam hikmah/manfaat puasa bagi kesehatan yaitu yang dimaksud dengan berpuasa menurut syariat Islam ialah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa (seperti halnya makan, minum, hubungan kelamin, dan sebagainya) semenjak mulai terbitnya fajar sampai dengan terbenamnya matahari, disertai dengan niat ikhlas ibadah kepada Allah, karena mengharapkan ridho-Nya serta menyiapkan diri dalam rangka meningkatkan ketakwaan.

Berikut beberapa Hikmah
puasa Ramadhan yaitu :

1.  Dengan berpuasa Ramadhan selama 1 bulan penuh maka secara tidak langsung adalah mengistirahatkan organ pencernaan kita serta juga perut dari kelelahan bekerja yang terus menerus dalam 11 bulan, dan juga membantu mengeluarkan sisa makanan dari dalam tubuh serta memperkuat badan. 

2.  Membersihkan tubuh dari racun serta kotoran (detoksifikasi). Puasa merupakan terapi detoksifikasi yang paling tua. Dengan berpuasa pada bulan suci Ramadhan, maka ini berarti kita juga akan membatasi kalori yang masuk dalam tubuh kita yang mana hal ini akan bermanfaat dalam proses metabolisme yang menghasilkan enzim antioksidan yang berfungsi salah satunya untuk membersihkan zat-zat yang bersifat racun dari dalam tubuh. 

3.  Bagi kesehatan psikologis, faedah puasa akan kita dapatkan yaitu kondisi mental emosi kita akan lebih terjaga dan terkontrol dengan lebih baik lagi. Keadaan ini akan membantu dalam penurunan tingkat adrenalin dalam tubuh. Yang mana adrenalin juga menambah pembentukan kolesterol dari lemak protein berkepadatan rendah. Berbagai hal tersebut ternyata dapat meningkatkan resiko penyakit pembuluh darah, jantung dan otak seperti jantung koroner, stroke dan lainnya. 

4.  Puasa bagi kesehatan akan memberikan manfaat lain adalah bisa membantu dalam proses menurunkan kadar gula darah, kolesterol dan juga mengendalikan tekanan darah. Itulah mengapa dalam satu sisi, puasa sangat dianjurkan bagi perawatan mereka yang menderita penyakit diabetes, kolesterol tinggi, kegemukan dan darah tinggi. Tentunya hal ini juga harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tim medis yang berkompeten bila anda adalah mempunyai suatu jenis penyakit tertentu.

Selain hikmah puasa ramadhan bagi kesehatan yang akan kita peroleh, bila kita benar-benar menjalankan rukun dan syarat puasa yang benar, sekedar untuk kita ketahui, maka kita juga akan mendapatkan hikmah keutamaan puasa ramadhan: 

1.   Akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Hal ini berdasarkan sebuah dalil hadist yang berbunyi :"Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan dengan penuh iman dan mencari ridho Allah, maka ia akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."(Hadits Mutafaqun ‘Alaih). 

2.   Meningkatkan rasa syukur kita  terhadap banyaknya nikmat yang telah Allah Ta'ala anugerahkan kepada kita semuanya. Hal ini bisa kita lakukan dengan melakukan berbagai amalan kebaikan dalam bulan ramadhan seperti contohnya bersedekah kepada orang-orang fakir pada bulan Ramadhan mulia ini, Banyak memberi dan jadilah seseorang yang tidak takut miskin karena memberi. Berderma dengan harta dan kebaikan kepada saudara-saudaramu yang membutuhkan, dan menjadi orang yang mensyukuri nikmat Allah. 

3.   Ikut merasakan apa yang dirasakan oleh orang yang kurang berkecukupan. Dalam puasa kita tentu merasa lapar dan dahaga, mengingatkan kita betapa menyedihkannya nasib orang yang tidak berpunya. Mungkin kita hanya beberapa jam saja, lalu kita bisa berbuka puasa, sedangkan mereka yang miskin tak berpunya bisa saja puasa sepanjang siang dan malam. Tentu ini membuat kita menjadi lebih bersyukur kepada Allah atas semua nikmat yang diberikanNya. 

4.   Melatih diri kita pribadi  khususnya untuk menyeimbangkan urusan dunia dan akhirat. Jika pada 11 bulan yang lalu kita sering melalaikan Allah untuk hal-hal yang bersifat duniawi, ini saatnya kita menata diri dalam beribadah kepadaNya, supaya tercapai keseimbangan kehidupan dunia dan akhirat. Ibadah dan pekerjaan dunia haruslah seimbang, sehingga kita menjadi manusia yang seutuhnya yang banyak memberikan kebaikan kepada banyak manusia. 

5.   Puasa akan membiasakan umat Islam untuk hidup disiplin, bersatu, cinta keadilan dan persamaan, juga melahirkan perasaan kasih sayang dalam diri orang-orang beriman dan mendorong mereka berbuat kebajikan.

Demikian liputan yang dapat disampaikan, mudah-mudahan kegiatan yang positif ini tetap terpelihara dan dapat menjadi media untuk mempererat tali silaturakhmi dan meningkatkan ukhuwah antar Anggota.

Doc. by Bio